Tahapan perkembangan anak dan cara melatih rasa humor pada anak

Tahapan perkembangan anak usia kurang dari 2 tahun yang ideal

Bagi orang tua khususnya para ibu sangatlah penting mengetahui tahap perkembangan bayinya dari awal kelahiran. Di awal-awal pertambahan usianya sebagai orang tua kita pasti khawatir akan tumbuh kembang anak yang mungkin tidak sesuai dengan anak-anak yang lain. Bayi berkembang dan tumbuh pada tingkat yang berbeda, jadi jika bayi Anda belum sesuai dengan  tingkat perkembangan bayi maka bukan berarti bahwa ada sesuatu yang salah. Keterlambatan ini bisa saja menunjukkan adanya masalah, tetapi lebih dari itu kemungkinan akan berubah menjadi normal untuk bayi Anda.

Dengan mengetahui tahapan perkembangan pada anak yang ideal diharapkan para ibu mendapatkan pengetahuan yang lebih tentang si buah hatinya. Yang nantinya dapat membantu para orang tua khususnya ibu memahami tumbuh kembang si buah hati. Kali ini di artikel ini kita tidak semerta – merta membahas tahapan perkembangan anak, tetapi kita akan membahas tentang bagaimana cara melatih rasa humor anak sesuai tingkat perkembangannya di usia dini.

Dan berikut ini cara orang tua mengembangkan rasa humor pada si buah hati agar dapat memancingnya untuk dapat tertawa berdasarkan klasifikasi usianya :

 

1. Bayi di usia 0 – 6 bulan bayi usia 3 bulan bisnis

Pada usia ini bayi biasanya mulai tersenyum pertama kalinya saat ia sudah berusia lebih dari 6 minggu. Dengan tersenyum menandakan bahwa si buah hati dapat mengenali suatu reaksi rangsangan seperti rasa takut, gembira dan kaget. Jadi tersenyum dan tertawa di usia ini bukan karena lucu, tetapi bayi sangat suka permainan lucu saat orang tua mengeluarkan suara-suara aneh dan gerakan-gerakan lucu di hadapan si bayi tersebut. Gerakan tersebut dapat berupa ketika kita menggendongnya tiba-tiba kita berjongkok kemudian berdiri lagi dengan terus berulang-ulang.

2. Bayi usia 6 – 12 bulan bisnis

Ketika memasuki usia 6 sampai 12 bulan, biasanya bayi sudah mulai mencari sendiri hal-hal yang membuat dirinya sendiri tertawa. Bayi juga menganggap lucu sesuatu hal yang tidak biasanya seperti ketika kita memakai celana di kepala, memakai kardus menjadi topi, menutupi wajah kita dengan topi lalu menjatuhkannya. Permainan yang paling mudah untuk membuat bayi tertawa saat di usia ini adalah dengan bermain ci-luk-baa.

3. Bayi usia 12 – 18 bulan bayi usia 12 bulan bisnis

Pada usia ini biasanya si bayi sudah bisa merasakan sentuhan dan rangsangan fisik sebagai bahan stimulasi untuk tertawa. Jadi di usia ini bayi sudah bisa bermain seperti digelitiki untuk membuatnya tertawa. selain itu, bayi juga bisa tertawa ketika menonton TV yang disukainya apalagi dengan musik yang membuatnya merasa lucu.

4. bayi usia 18 bulan ke atas bayi usia 18 bulan bisnis

Setelah usia 18 bulan ke atas bayi sudah mulai melakukan banyak hal yang bisa membuatnya merasa tertawa. Baik itu bernyanyi bersama-sama sambil menirukan perilaku dan suara hewan, atau menirukan tingkah laku badut juga bisa membuatnya tertawa terpingkal-pingkal.

artikel lainnya : tips mengatasi anak nakal, bandel dan keras kepala

Jadi setelah si buah hati sudah memasuki masa balita dan anak-anak, orang tua bisa mengajaknya tertawa dengan membelikannya buku bacaan cerita yang bergenre komedi atau dengan mengajaknya menonton film-film komedi. Dengan tertawa diharapkan dapat membuat sibuah hati akan lebih terbuka dan kreatif.

Demikian artikel kami tentang tahapan perkembangan anak dan cara melatih rasa humor pada anak. Hal ini diharapkan dapat membantu para orang tua mengontrol tumbuh kembang si buah hatinya, khususnya saat memasuki tahapan perkembangan anak usia kurang 2 tahun.

Baca Juga